Bisnis Tiket

BIRO TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini


Sabtu, 26 Maret 2011

Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah


Mendudukkan Akal pada Tempatnya (2)

Posted: 26 Mar 2011 05:00 PM PDT

Akal Tidak Bisa Berdiri Sendiri

Walaupun akal bisa digunakan untuk merenungi dan memahami Al Qur'an, akal tidaklah bisa berdiri sendiri. Bahkan akal sangat membutuhkan dalil syar'i (Al Qur'an dan Hadits) sebagai penerang jalan. Akal itu ibarat mata. Mata memang memiliki potensi untuk melihat suatu benda. Namun tanpa adanya cahaya, mata tidak dapat melihat apa-apa. Apabila ada cahaya, barulah mata bisa melihat benda dengan jelas.

Jadi itulah akal. Akal barulah bisa berfungsi jika ada cahaya Al Qur'an dan As Sunnah atau dalil syar'i. Jika tidak ada cahaya wahyu, akal sangatlah mustahil melihat dan mengetahui sesuatu.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

"Bahkan akal adalah syarat untuk mengilmui sesuatu dan untuk beramal dengan baik dan sempurna. Akal pun akan menyempurnakan ilmu dan amal. Akan tetapi, akal tidaklah bisa berdiri sendiri. Akal bisa berfungsi jika dia memiliki instink dan kekuatan sebagaimana penglihatan mata bisa berfungsi jika ada cahaya. Apabila akal mendapati cahaya iman dan Al Qur'an barulah akal akan seperti mata yang mendapatkan cahaya mentari. Jika bersendirian tanpa cahaya, akal tidak akan bisa melihat atau mengetahui sesuatu." (Majmu' Al Fatawa, 3/338-339)

Intinya, akal bisa berjalan dan berfungsi jika ditunjuki oleh dalil syar'i yaitu dalil dari Al Qur'an dan As Sunnah. Tanpa cahaya ini, akal tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.

Ketika Akal dan Dalil Syar'i Bertentangan

Jika kita sudah mengetahui bahwa akal tidaklah bisa berfungsi kecuali dengan adanya penerang dari Al Qur'an dan As Sunnah, maka tentu saja akal yang benar tidaklah mungkin bertentangan dengan dalil syar'i. Jika bertentangan, maka akal yang patut ditanyakan dan dalil syar'i lah yang patut dimenangkan. Kami dapat memberikan deskripsi tentang akal dan dalil syar'i sebagai berikut.

Ada orang awam ingin bertanya suatu hal pada seorang ulama. Akhirnya dia dibantu oleh Ahmad. Ahmad pun menunjukkan orang awam tadi pada ulama tersebut. Dalam suatu masalah, Ahmad menyelisihi pendapat ulama tadi. Lalu Ahmad mengatakan pada orang awam tadi, "Aku yang telah menunjuki engkau pada ulama tersebut, seharusnya engkau mengambil pendapatku bukan pendapat ulama tadi." Tentu saja orang awam tadi akan mengatakan, "Engkau memang yang telah menunjukiku pada ulama tadi. Engkau menyuruhku untuk mengikuti ulama tadi, namun bukan untuk mengikuti pendapatmu. Jika aku mengikuti petunjukmu bahwa ulama tadi adalah tempat untuk bertanya, hal ini bukan berarti aku harus mencocokimu dalam setiap yang engkau katakan. Jika engkau keliru dan menyelisihi ulama tadi padahal dia lebih berilmu darimu, maka kekeliruanmu pada saat ini tidaklah membuat cacat tentang keilmuanmu bahwa dia adalah ulama."

Ini adalah permisalan dengan seorang ulama yang mungkin saja salah. Lalu bagaimanakah jika pada posisi ulama tersebut adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang tidak mungkin keliru dalam penyampaian berita dari Allah?

Dari deskripsi ini, akal dimisalkan dengan si Ahmad yang jadi petunjuk kepada ulama tadi. Sedangkan ulama tersebut adalah permisalan dari dalil syar'i. Inilah sikap yang harus kita miliki tatkala kita menemukan bahwa akal ternyata bertentangan dengan dalil syar'i. Sikap yang benar ketika itu adalah seseorang mendahulukan dalil syar'i daripada logika. Sebagaimana kita mendahulukan ulama tadi dari si Ahmad sebagai petunjuk jalan.  Jika dalil syar'i bertentangan dengan akal, maka dalil lah yang harus didahulukan. Namun hal ini tidak membuat akal itu cacat karena dia telah menunjuki kepada dalil syar'i.

Inilah yang diyakini oleh Ahlus Sunnah wal Jama'ah, yaitu jika akal bertentangan dengan dalil Al Qur'an dan As Sunnah, maka dalil syar'i lebih harus kita dahulukan dari akal.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

"Jika seseorang mengetahui dengan akalnya bahwa ini adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Kemudian ada berita dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, namun ternyata berita tersebut menyelisihi akal. Pada saat ini, akal harus pasrah dan patuh. Akal harus menyelesaikan perselisihan ini dengan menyerahkan pada orang yang lebih tahu darinya yaitu dari berita Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Pada saat ini, akal tidaklah boleh mendahulukan hasil pemikirannya dari berita Rasul. Karena sebagaimana diketahui bahwa akal manusia itu memiliki kekurangan dibandingan dengan berita Rasul. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentu saja lebih mengerti mengenai Allah Ta'ala, nama dan sifat-sifat-Nya, serta lebih mengetahui tentang berita hari akhir daripada akal." (Dar-ut Ta'arudh, 1/80)

Akal Tidak Mungkin Bertentangan dengan Dalil Al Qur'an dan As Sunnah

Inilah yang diyakini oleh Ahlus Sunnah wal Jama'ah yaitu dalil akal tidaklah mungkin bertentangan dengan dalil Al Qur'an dan As Sunnah yang shahih sama sekali. Maka tidaklah tepat jika seseorang mengatakan bahwa logika (dalil akal) bertentangan dengan dalil syar'i. Jika ada yang menyatakan demikian, maka hal ini tidaklah lepas dari beberapa kemungkinan:

[Pertama] Itu sebenarnya syubhat (kerancuan) dan bukan logika (dalil akal) yang benar.

[Kedua] Dalil syar'i yang digunakan bukanlah dalil yang bisa diterima, mungkin karena dalilnya yang tidak shahih atau adanya salah pemahaman.

[Ketiga] Hal ini karena tidak mampu membedakan antara sesuatu yang mustahil bagi akal dan sesuatu yang tidak dipahami oleh akal dengan sempurna. Syari'at itu datang minimal dengan dalil yang tidak dipahami oleh akal secara sempurna. Dan Syari'at ini tidak mungkin datang dengan dalil yang dianggap mustahil bagi akal.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

وَالرُّسُلُ جَاءَتْ بِمَا يَعْجِزُ الْعَقْلُ عَنْ دَرْكِهِ . لَمْ تَأْتِ بِمَا يُعْلَمُ بِالْعَقْلِ امْتِنَاعُهُ

"Rasul itu datang dengan wahyu minimal tidak digapai oleh akal dengan sempurna. Namun beliau tidaklah datang dengan wahyu yang mustahil bagi akal untuk memahaminya." (Majmu' Al Fatawa, 3/339). Semoga kita dapat memahami hal ini.

Sikap Ekstrim dan Pertengahan dalam Mendudukkan Akal

Ada dua sikap ekstrim dalam mendudukkan akal.

Sikap pertama: Yang menjadikan akal sebagai satu-satunya landasan ilmu sedangkan dalil Al Qur'an atau dalil syar'i hanya sekedar taabi' (pengikut). Akal pun dianggap sebagai sumber pertama dan dianggap akal tidak butuh pada iman dan Al Qur'an. Inilah sikap yang dimiliki oleh Ahlul Kalam.

Sikap kedua: Yang sangat mencela dan menjelek-jelekan akal, juga menyelisihi dalil logika yang jelas-jelas tegasnya, serta mencela dalil logika secara mutlak. Inilah sikap dari kaum Sufiyah. (Majmu' Al Fatawa, 3/338)

Sikap yang benar dan pertengahan adalah sikap yang menjadikan akal sebagai berikut:

1.       Akal adalah petunjuk untuk mengetahui dalil syar'i (dalil Al Qur'an dan As Sunnah)

2.      Akal tidak bisa berdiri sendiri namun butuh pada cahaya dalil syar'i. Tanpa adanya cahaya dalil Al Qur'an dan As Sunnah, akal tidaklah mungkin bisa memandang atau memahami suatu perkara dengan benar.

3.       Jika akal bertentangan dengan dalil syar'i, maka dalil syar'i yang harus didahulukan karena akal hanya sekedar petunjuk untuk mengetahui dalil sedangkan dalil syar'i memiliki ilmu dan pemahaman yang lebih dibanding akal.

4.      Akal (logika) yang benar tidaklah mungkin bertentangan dengan dalil Al Qur'an dan As Sunnah.

5.       Akal yang tercela adalah akal yang bertentangan dengan dalil Al Qur'an dan As Sunnah.

Mendudukkan Akal dalam Beberapa Kasus

Di antara penggunaan akal yang keliru adalah penggunaannya dalam memikirkan perkara-perkara ghaib seperti memikirkan sifat-sifat Allah dan keadaan hari kiamat.

[Contoh pertama]

Hadits tentang nuzul yaitu turunnya Allah ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

"Rabb kita tabaroka wa ta'ala setiap malamnya turun ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir. Rabb mengatakan, "Barangsiapa yang berdo'a kepadaKu, maka akan Aku kabulkan. Barangsiapa meminta padaKu, maka akan Aku berikan. Barangsiapa meminta ampun padaKu, Aku akan mengampuninya"." (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758)

Sebagian orang menanyakan, "Bagaimana mungkin Allah turun ke langit dunia? Ini berarti 'Arsy-Nya kosong. " Atau mungkin ada yang menyatakan, "Kalau begitu Allah akan terus turun ke langit dunia karena jika di daerah A adalah sepertiga malam terakhir, bagian bumi yang lain beberapa saat akan mengalami sepertiga malam juga. Ini akan berlangsung terus menerus."

Inilah akal-akalan yang muncul dari sebagian orang. Jawabannya sebenarnya cukup mudah. Ingatlah dalam masalah ini, kita harus bersikap pasrah, tunduk dan menerima dalil. Tugas Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hanyalah menyampaikan wahyu, sedangkan tugas kita adalah menerima secara lahir dan batin. Kalau kita tidak memahami hal ini, itu mungkin saja logika atau akal kita yang tidak memahaminya dengan sempurna. Jadi, sama sekali logika kita tidak bertentangan dengan dalil tersebut. Hanya saja kita kurang sempurna dalam memahaminya.

Lalu jika ada yang mengemukakan kerancuan di atas, cukup kita katakan, "Hal semacam ini tidaklah pernah dijelaskan oleh Allah dan Rasul-Nya. Begitu pula para sahabat radhiyallahu 'anhum tidak pernah mendapatkan tafsiran mengenai hal ini. Jadi, dalam masalah menanyakan hakikat (kaifiyah) turunnya Allah, kita hendaknya stop dan tidak angkat bicara. Kita meyakini dan memahami adanya sifat nuzul (turunnya Allah ke langit dunia), namun mengenai hakikatnya kita katakan wallahu a'lam (Allah yang lebih mengetahui)."

Jadi pertanyaan semacam di atas tidak pernah dicontohkan oleh para sahabat, sehingga dalam hal ini kita seharusnya tidak menanyakannya pula.

Mungkin yang kita bayangkan tadi: "Bagaimana Allah bisa turun ke langit dunia? Berarti 'Arsy-Nya kosong"; yang kita bayangkan sebenarnya adalah keadaan yang ada pada makhluk. Dan ingatlah bahwa Allah itu jauh berbeda dengan keadaan makhluk, janganlah kita samakan. Allah Ta'ala berfirman,

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

"Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Asy Syuraa: 11). Jika sesuatu tidak mungkin terjadi pada makhluk, maka ini belum tentu tidak bisa terjadi pada Allah yang Maha Besar.

[Contoh kedua]

Disebutkan dalam suatu hadits bahwa pada hari kiamat nanti posisi matahari akan begitu dekat dengan manusia.

Dari Al Miqdad bin Al Aswad, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

تُدْنَى الشَّمْسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْخَلْقِ حَتَّى تَكُونَ مِنْهُمْ كَمِقْدَارِ مِيلٍ

"Matahari akan didekatkan pada makhluk pada hari kiamat nanti hingga mencapai jarak sekitar satu mil." Sulaiman bin 'Amir, salah seorang perowi hadits ini mengatakan bahwa dia belum jelas mengenai apa yang dimaksud dengan satu mil di sini. Boleh jadi satu mil tersebut adalah seperti jarak satu mil di dunia dan boleh jadi jaraknya adalah satu celak mata. (HR. Muslim no. 7385)

Jadi, intinya matahari ketika itu akan didekatkan dengan jarak yang begitu dekat.

Ada mungkin yang mengatakan, "Saat ini jika matahari didekatkan ke bumi dengan jarak satu mil –padahal suhu matahari begitu tinggi (suhu permukaannya sekitar 6000oC)-, tentu saja bumi akan hangus terbakar. Lalu apa yang terjadi jika matahari didekatkan ke kepala dengan jarak yang begitu dekatnya?!"

Dalam hadits riwayat muslim di atas, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan,

فَيَكُونُ النَّاسُ عَلَى قَدْرِ أَعْمَالِهِمْ فِى الْعَرَقِ فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُونُ إِلَى كَعْبَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُونُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُونُ إِلَى حَقْوَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يُلْجِمُهُ الْعَرَقُ إِلْجَامًا

"Keringat manusia ketika itu sesuai dengan kondisi amalannya. Ada di antara mereka yang keringatnya sampai di mata kaki. Ada pula yang keringatnya sampai di paha. Ada yang lain sampai di pinggang. Bahkan ada yang tenggelam dengan keringatnya."

Jika kita memperhatikan, hadits ini terasa bertentangan dengan logika kita. Namun sebenarnya dapat kita katakan, "Kekuatan manusia ketika hari kiamat berbeda dengan kekuatannya ketika sekarang di dunia. Namun manusia ketika hari kiamat memiliki kekuatann yang luar biasa. Mungkin saja jika manusia saat ini berdiam selama 50 hari di bawah terik matahari, tanpa adanya naungan, tanpa makan dan minum, pasti dia akan mati. Akan tetapi, sangat jauh berbeda dengan keadaan di dunia. Bahkan di hari kiamat, mereka akan berdiam selama 50 ribu tahun, tanpa ada naungan, tanpa makan dan minuman." (Syarh Al 'Aqidah Al Wasithiyah, hal. 370)

Intinya, logika kita tidaklah mungkin bertentangan dengan akal. Jika bertentangan, maka logika kitalah yang patut dipertanyakan.

Demikian beberapa penjelasan dari kami mengenai cara mendudukkan akal. Semoga Allah selalu memberi taufik dan hidayah kepada kita untuk memahami ajaran Al Qur'an dan As Sunnah, juga semoga kita dapat mendudukkan akal sesuai tempatnya.

Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush sholihaat. Allahumma sholli 'ala Nabiyyina Muhammad wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Rujukan:

Dar-ut Ta'aarudh Al 'Aqli wan Naqli, Ahmad bin Abdul Halim Al Haroni, Darul Kanuz Al Adabiyah Riyadh

Ma'alim Ushul Fiqh 'Inda Ahlis Sunnah wal Jama'ah, Muhammad bin Husain bin Hasan Al Jaizaniy, Dar Ibnul Jauziy

Majmu' Al Fatawa, Ahmad bin Abdul Halim Al Haroni, Darul Wafa'

Shahih Al Bukhari, Muhammad bin Isma'il Al Bukhari, Mawqi' Wizarotil Awqof

Syarh Al 'Aqidah Al Wasithiyah, Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin, Daarul 'Aqidah

Zaadul Muhajir – Ar Risalah At Tabukiyah, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, Darul Hadits

***

Selesai disusun di Panggang, Gunung Kidul, 4 Rajab 1430 H

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel www.muslim.or.id

O-OM.COM - Aktifkan Segera Berlangganan Feed Via Email

Hallo Sobat,

Kamu baru saja meminta email berlangganan ke O-OM.COM melalui FeedBurner.
Agar bisa segera berlanggan silakan konfirmasi terlebih dahulu dengan
mengklik Link dibawah ini:

http://feedburner.google.com/fb/a/mailconfirm?k=BYDsZwbpe400J4Zb40v-s4rSakk

(Jika link di atas tidak muncul ketika diklik atau tidak membuka jendela
browser ketika Kamu klik, Silahkan copy dan paste ke Lokasi bar di web
browser kamu ya.)

Salam saya,
Agus Ramadhani
http://www.o-om.com

--
This message was sent to you by FeedBurner (feedburner.google.com)
You received this message because you requested a subscription to the feed,
O-OM.COM | Free Blogger Template, Blogger Tutorial dan Belajar Ngeblog.
If you received this in error, please disregard. Do not reply directly to
this email.

Arti KEBERKAHAN Rezeki




Oleh :
Ustadz Dr. Muhammad Arifin bin Baderi, M.A

"
Berkah" atau "al-barakah" bila kita pelajari dengan sebenarnya, baik melalui ilmu bahasa Arab  atau melalui dalil-dalil dalam al-Qur'an dan as-Sunnah, niscaya kita  akan mendapatkan bahwa "al barakah" memiliki kandungan dan pemahaman  yang sangat luas dan agung.

Secara ilmu bahasa, "al-barakah" berarti "Berkembang, bertambah dan kebahagiaan." (Al-Misbah al-Munir oleh al-Faiyyumy 1/45, al-Qamus al-Muhith oleh al-Fairuz Abadi 2/1236, dan Lisanul Arab oleh Ibnu Manzhur 10/395).

Imam an-Nawawi berkata, "Asal makna keberkahan ialah kebaikan yang banyak dan abadi." (Syarah Shahih Muslimoleh an-Nawawi, 1/225).

Adapun bila ditinjau melalui  dalil-dalil dalam al-Qur'an dan as-Sunnah, maka "al-barakah" memiliki  makna dan perwujudan yang tidak jauh berbeda dari makna "al-barokah"  dalam ilmu bahasa.

Walau demikian, kebaikan dan  perkembangan tersebut tidak boleh hanya dipahami dalam wujud yang riil,  yaitu jumlah harta yang senantiasa bertambah dan berlipat ganda.  Kebaikan dan perkembangan
harta, dapat saja terwujud dengan berlipat gandannya kegunaan harta tersebut,  walaupun jumlahnya tidak bertambah banyak atau tidak berlipat ganda.

Misalnya, mungkin saja seseorang  yang hanya memiliki sedikit dari harta benda, akan tetapi karena harta  itu penuh dengan keberkahan, maka ia terhindar dari berbagai mara  bahaya, penyakit, dan tenteram hidupnya. Dan sebaliknya, bisa saja  seseorang yang hartanya melimpah ruah, akan tetapi karena tidak  diberkahi Allah, hartanya tersebut menjadi sumber bencana, penyakit, dan bahkan mungkin ia tidak dapat memanfaat harta tersebut.

Salah seorang sahabat saya  bercerita, bahwa ada seorang tukang becak yang sehari-harinya hidup  pas-pasan. Akan tetapi, karena ia sering mengantarkan sebagian  penumpangnya ke Hous Donut, ia menjadi berangan-angan: andai aku bisa  memiliki kesempatan menikmati donat buatan toko ini.

Subhanallah, setelah tukang becak  ini merintis usaha baru dengan bermodalkan piutang dari salah satu bank  konvensional, yang tentunya dengan memungut bunga, maka usahanyapun  mulai maju, dan taraf kehidupannyapun mulai berubah. Dan tidak selang  berapa lama, ia menjadi salah seorang yang
kaya raya.

Akan tetapi suatu hal terjadi di  luar perhitungannya, bersama usahanya yang mulai maju, beberapa  penyakitpun mulai menghinggapinya. Dimulai dari kencing manis dan  penyakit-penyakit lainnya, akibatnya impiannya untuk dapat menikmati  donat buatan Hous Donut tidak juga kunjung dapat ia wujudkan. Bila  dahulu semasa ia menjadi tukang becak, ia tidak mampu membelinya, maka  sekarang karena ia takut akan akibat dari makan donat.

Bila dahulu ia sering hanya mengenakan kaos butut dan celana kolor, maka sekarang setelah kaya raya, iapun tidak lebih  dari itu. Yang demikian itu, dikarenakan ia lebih sering untuk berada  dalam rumah, dan bahkan tidak jarang ia harus setia menemani tempat  tidurnya, sambil menahan rasa sakit yang ia derita.

Untuk sedikit mengetahui tentang  keberkahan yang dikisahkan dalam al-Qur'an, dan as-Sunnah, maka saya  mengajak hadirin untuk bersama-sama merenungkan beberapa dalil berikut:

1. Dalil Pertama


 

]وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاء مَاء  مُّبَارَكًا فَأَنبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ وَالنَّخْلَ  بَاسِقَاتٍ لَّهَا طَلْعٌ نَّضِيدٌ {10} رِزْقًا لِّلْعِبَادِ  وَأَحْيَيْنَا بِهِ بَلْدَةً مَّيْتًا كَذَلِكَ الْخُرُوجُ [  (ق: 9-11)

"Dan Kami turunkan dari langit air yang diberkahi (banyak membawa kemanfaatan), lalu Kami tumbuhkan dengan air itu taman-taman dan biji-biji tanaman yang diketam. Dan pohon kurma yang tingi-tinggi yang memiliki mayang yang bersusun-susun, untuk  menjadi
rezeki bagi hamba-hamba (kami), dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang  mati (kering). Demikianlah terjadinya kebangkitan." (Qs. Qaaf: 9-11).

Bila keberkahan telah menyertai  hujan yang turun dari langit, tanah gersang, kering keronta menjadi  subur makmur, kemudian muncullah taman-taman indah, buah-buahan dan  biji-bijian yang melimpah ruah. Sehingga negeri yang dikaruniai Allah  dengan hujan yang berkah, menjadi negeri
gemah ripah loh jinawi (kata orang jawa) atau

]بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ [ (سبأ: 15)

 

"(Negerimu adalah) negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun." (Qs. Saba': 15).

Demikianlah Allah Ta'ala  menyimpulkan kisah bangsa Saba', suatu negeri yang tatkala penduduknya  beriman dan beramal shaleh, penuh dengan keberkahan. Sampai-sampai ulama
ahli tafsir mengisahkan, bahwa dahulu wanita kaum Saba' tidak perlu untuk memanen  buah-buahan kebun mereka. Untuk mengambil hasil kebunnya, mereka cukup  membawa keranjang di atas kepalanya, lalu melintas dikebunnya, maka  buah-buahan yang telah masak dan berjatuhan sudah dapat memenuhi  keranjangnya, tanpa harus bersusah-payah memetik atau mendatangkan  pekerja yang memanennya.

Sebagian ulama lain juga  menyebutkan, bahwa dahulu di negeri Saba' tidak ada lalat, nyamuk, kutu, atau serangga lainnya, yang demikian itu berkat udaranya yang bagus,  cuacanya yang bersih, dan berkat kerahmatan Allah yang senantiasa  meliputi mereka (Tafsir Ibnu Katsir, 3/531).

2. Dalil Kedua


 

Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menceritakan tentang berbagai kejadian yang mendahului kebangkitan hari Kiamat, beliau bersabda,

(يقال للأرض: أنبتي ثمرتك وردي  بركتك, فيومئذ تأكل العصابة من الرمانة, ويستظلون بقحفها, ويبارك في  الرِّسْلِ, حتى إن اللقحة من الإبل لتكفي الفئام من الناس, واللقحة من  البقر لتكفي القبيلة من الناس, واللقحة من الغنم لتكفي الفخذ من الناس).  رواه مسلم

"Akan diperintahkan (oleh  Allah) kepada bumi: tumbuhkanlah buah-buahanmu, dan kembalikan  keberkahanmu, maka pada masa itu, sekelompok orang akan merasa cukup  (menjadi kenyang) dengan memakan satu buah delima, dan mereka dapat  berteduh dibawah kulitnya. Dan air susu diberkahi, sampai-sampai sekali  peras seekor unta dapat mencukupi banyak orang, dan sekali peras susu  seekor sapi dapat mencukupi manusia satu kabilah, dan sekali peras, susu seekor domba dapat mencukupi satu cabang kabilah." (HR. Imam Muslim).

Demikianlah ketika rizeki  diberkahi Allah, sehingga rizeki yang sedikit jumlahnya, akan tetapi  kemanfaatannya sangat banyak, sampai-sampai satu buah delima dapat  mengenyangkan segerombol orang, dan susu hasil perasan seekor sapi dapat mencukupi kebutuhan orang satu kabilah.

Ibnu Qayyim berkata, "Tidaklah
kelapangan rizeki dan amalan diukur dengan jumlahnya yang banyak, tidaklah panjang umur  dilihat dari bulan dan tahunnya yang berjumlah banyak. Akan tetapi,  kelapangan rizeki dan umur diukur dengan keberkahannya." (Al-Jawabul Kafi karya Ibnu Qayyim, 56).

Bila ada yang berkata, "Itukan  kelak tatkala Kiamat telah dekat, sehingga tidak mengherankan, karena  saat itu banyak terjadi kejadian yang luar biasa, sehingga apa yang  disebutkan pada hadits ini adalah sebagian dari hal-hal tersebut."

Ucapan ini tidak sepenuhnya benar, sebab hal yang serupa –walau tidak sebesar yang disebutkan pada hadits  ini- juga pernah terjadi sebelum zaman kita, yaitu pada masa-masa  keemasan umat Islam.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, "Sungguh, dahulu biji-bijian, baik gandum atau lainnya lebih  besar dibanding yang ada sekarang, sebagaimana keberkahan yang ada  padanya (biji-bijian kala itu-pen) lebih banyak. Imam Ahmad telah  meriwayatkan melalui jalur sanadnya, bahwa telah ditemukan di gudang  sebagian khalifah Bani Umawiyyah sekantung gandum yang biji-bijinya  sebesar biji kurma, dan bertuliskan pada kantung luarnya: 'Ini adalah  gandum hasil panen masa keadilan ditegakkan.'" (Zaadul Ma'ad oleh Ibnul Qayyim, 4 / 363 dan Musnad Imam Ahmad bin Hambal, 2/296).

Seusai kita membaca hadits dan  keterangan Imam Ibnul Qayyim di atas, kemudian kita berusaha  mencocokkannya dengan diri kita, niscaya yang kita dapatkan adalah  kebalikannya, yaitu makanan yang semestinya mencukupi beberapa orang  tidak cukup untuk mengenyangkan satu orang, berbiji-biji buah delima  hanya mencukupi satu orang.

3. Dalil Ketiga


 

عن عُرْوَةَ بن أبي الجعد البارقي  رضي الله عنه أَنَّ النبي صلّى الله عليه وسلّم أَعْطَاهُ دِينَارًا  يَشْتَرِي له بِهِ شَاةً فَاشْتَرَى له بِهِ شَاتَيْنِ فَبَاعَ  إِحْدَاهُمَا بِدِينَارٍ وَجَاءَهُ بِدِينَارٍ وَشَاةٍ فَدَعَا له  بِالْبَرَكَةِ في بَيْعِهِ. وكان لو اشْتَرَى التُّرَابَ لَرَبِحَ فيه.  رواه البخاري

"Dari sahabat Urwah bin Abil  Jaed Al Bariqy radhillahu 'anhu, bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa  sallam pernah memberinya uang satu dinar agar ia membelikan seekor  kambing untuk beliau, maka sahabat Urwah dengan uang itu membeli dua  ekor kambing, lalu menjual salah satunya seharga satu dinar. Dan iapun  datang menghadap Nabi dengan membawa uang satu dinar dan seekor kambing. Kemudian Nabi mendoakannya agar mendapatkan keberkahan dalam  perniagaannya. Sehingga andaikata ia membeli debu, niscaya ia akan  mendapatkan keuntungan padanya." (HR. al-Bukhary).

Demikianlah sedikit gambaran  tentang peranan keberkahan pada usaha, penghasilan, dan kehidupan  manusia, yang digambarkan dalam al-Qur'an dan al-Hadits.

Sebenarnya, masih banyak lagi  gambaran tentang peranan keberkahan yang disebutkan dalam al-Qur'an atau hadits, hanya karena tidak ingin terlalu bertele-tele, saya cukupkan  dengan tiga dalil di atas sebagai contoh, sedangkan sebagian lainnya  akan disebutkan pada pembahasan selanjutnya.


Penulis: Ustadz Dr. Muhammad Arifin Baderi, M.A

Sumber: Kumpulan artikel Ustadz Muhammad Arifin Baderi dari naskah buku beliau berjudul 12 Kiat Ngalap Berkah untuk
www.pengusahamuslim.com

Artikel:
http://salafiyunpad.wordpress.com

Jumat, 25 Maret 2011

Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah


Mendudukkan Akal pada Tempatnya (1)

Posted: 25 Mar 2011 05:00 PM PDT

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.

Betapa banyak orang yang mendewakan akal. Setiap perkara selalu dia timbang-timbang dengan akal atau logikanya terlebih dahulu. Walaupun sudah ada nash Al Qur'an atau Hadits, namun jika bertentangan dengan logikanya, maka logika lebih dia dahulukan daripada dalil syar'i. Inilah yang biasa terjadi pada ahli kalam. Lalu bagaimanakah mendudukkan akal yang sebenarnya? Apakah kita menolak dalil akal begitu saja?  Ataukah kita mesti mendudukkannya pada tempatnya?

Sebelum Melangkah Lebih Jauh

Terlebih dahulu yang kita harus pahami, setiap insan beriman hendaklah bersikap patuh dan tunduk kepada Allah dan Rasul-Nya. Setiap wahyu yaitu Al Qur'an dan Hadits itu berasal dari-Nya. Rasul memiliki kewajiban untuk menyampaikan wahyu tersebut. Sedangkan kita memiliki kewajiban untuk menerima wahyu tadi  secara lahir dan batin.

Allah Ta'ala berfirman,

وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَإِنَّمَا عَلَى رَسُولِنَا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ

"Dan taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban Rasul Kami hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang." (QS. At Taghabun: 12)

Az Zuhri –rahimahullah- mengatakan,

مِنَ اللَّهِ الرِّسَالَةُ ، وَعَلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – الْبَلاَغُ ، وَعَلَيْنَا التَّسْلِيمُ

"Wahyu berasal dari Allah. Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam hanyalah menyampaikan kepada kita. Sedangkan kita diharuskan untuk pasrah (menerima)." (Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Kitabut Tauhid secara mu'allaq yakni tanpa sanad)

Oleh karena itu, jika Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu perkara, maka tidak ada pilihan bagi seorang muslim untuk berpaling kepada selainnya, kepada perkataan ulama A, kyai B, ustadz C atau pun logikanya sendiri, padahal pendapat mereka telah nyata menyelisihi Al Qur'an dan Sunnah (ajaran) Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Allah Ta'ala berfirman,

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata." (QS. Al Ahzab: 36)

Ibnul Qayyim –rahimahullah- mengatakan, "Ayat ini menunjukkan bahwa jika telah ada ketetapan dari Allah dan Rasul-Nya dalam setiap masalah baik dalam permasalahan hukum atau pun berita (seperti permasalahan aqidah), maka seseorang tidak boleh memberikan pilihan selain pada ketetapan Allah dan Rasul-Nya tadi lalu dia berpendapat dengannya. Sikap berpaling kepada ketetapan selain Allah dan Rasul-Nya sama sekali bukanlah sikap seorang mukmin. Dari sini menunjukkan bahwa sikap semacam ini termasuk menafikan (meniadakan) keimanan.a " (Zadul Muhajir-Ar Risalah At Tabukiyah, hal. 25)

Perintah Menyimak dan Merenungkan Al Qur'an dengan Akal

Ketahuilah bahwa akal adalah syarat agar seseorang bisa memahami sesuatu, sehingga membuat amalan menjadi baik dan sempurna. Oleh karena itu, akal yang baik saja yang bisa mendapatkan taklif (beban syari'at) sehingga orang gila yang tidak berakal tidak mendapat perintah shalat dan puasa. Seseorang yang tidak memiliki akal adalah keadaan yang serba penuh kekurangan. Setiap perkataan yang menyelisihi akal adalah perkataan yang batil. Oleh karena itu, Allah telah memerintahkan kita untuk memperhatikan dan merenungkan Al Qur'an dengan menggunakan akal semisal dalam beberapa ayat berikut ini,

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآَنَ

"Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an?" (QS. An Nisa': 82 dan Muhammad: 24)

أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

"Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir?" (QS. Al Baqarah: 44)

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُ الْآَخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (QS. Al An'am: 32)

أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الأرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَدَارُ الْآَخِرَةِ خَيْرٌ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا أَفَلَا تَعْقِلُونَ

"Maka tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul) dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memikirkannya?" (QS. Yusuf: 109)

وَمَا أُوتِيتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَمَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَزِينَتُهَا وَمَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ وَأَبْقَى أَفَلَا تَعْقِلُونَ

"Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?" (QS. Al Qashash: 60)

Al Qur'an Menggunakan Dalil Akal (Logika)

Hal ini sebagaimana dapat kita lihat dalam permisalan-permisalan yang digunakan dalam Al Qur'an. Di antaranya firman Allah Ta'ala mengenai penetapan tauhid bahwa Dialah satu-satunya Pencipta,

هَذَا خَلْقُ اللَّهِ فَأَرُونِي مَاذَا خَلَقَ الَّذِينَ مِنْ دُونِهِ

"Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan (mu) selain Allah." (QS. Luqman: 11). Lihatlah dalam ayat ini, Allah menggunakan qiyas atau analogi permisalan untuk menunjukkan adakah sesembahan selain Allah yang dapat mencipta.

Contoh lainnya adalah tentang ayat yang menunjukkan adanya hari berbangkit. Allah misalkan dengan menjelaskan bahwa Dia dapat menghidupkan tanah yang mati. Jika Allah mampu melakukan demikian, tentu Allah dapat pula membangkitkan makhluk-makhluk yang sudah mati. Allah Ta'ala berfirman,

وَأَحْيَيْنَا بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا كَذَلِكَ الْخُرُوجُ

"Dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan." (QS. Qaaf: 11)

Urgensi Akal dalam Syari'at Islam

Syari'at Islam memberikan nilai dan urgensi yang amat tinggi terhadap akal manusia. Hal itu dapat dilihat pada beberapa point berikut ini.

[Pertama] Allah hanya menyampaikan kalam-Nya kepada orang yang berakal karena hanya mereka yang dapat memahami agama dan syari'at-Nya.

وَذِكْرَى لأولِي الألْبَابِ

"Dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran." (QS. Shaad: 43)

[Kedua] Akal merupakan syarat yang harus ada dalam diri manusia untuk dapat menerima taklif (beban syari'at) dari Allah Ta'ala. Hukum-hukum syari'at tidak berlaku bagi orang yang tidak menerima taklif seperti pada orang gila yang tidak memiliki akal.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ عَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنِ الصَّبِىِّ حَتَّى يَحْتَلِمَ وَعَنِ الْمَجْنُونِ حَتَّى يَعْقِلَ

"Pena diangkat (dibebaskan) dari tiga golongan: [1] orang yang tidur sampai dia bangun, [2] anak kecil sampai mimpi basah (baligh) dan [3] orang gila sampai ia kembali sadar (berakal)." (HR. Abu Daud. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

[Ketiga] Allah Ta'ala mencela orang yang tidak menggunakan akalnya, semisal perkataan Allah pada penduduk neraka yang tidak mau menggunakan akal.

[Keempat] Penyebutan begitu banyak proses dan anjuran berfikir dalam Al Qur'an, yaitu untuk tadabbur dan tafakkur, seperti la'allakum tatafakkarun (mudah-mudahan kamu berfikir) atau afalaa ta'qilun (apakah kamu tidak berpikir).

Begitu pula Allah memuji ulul albab (orang-orang yang berakal/berfikir),

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأولِي الألْبَابِ   الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali Imron: 190-191)

Akal Tidak Bisa Berdiri Sendiri

Walaupun akal bisa digunakan untuk merenungi dan memahami Al Qur'an, akal tidaklah bisa berdiri sendiri. Bahkan akal sangat membutuhkan dalil syar'i (Al Qur'an dan Hadits) sebagai penerang jalan. Akal itu ibarat mata. Mata memang memiliki potensi untuk melihat suatu benda. Namun tanpa adanya cahaya, mata tidak dapat melihat apa-apa. Apabila ada cahaya, barulah mata bisa melihat benda dengan jelas.

Jadi itulah akal. Akal barulah bisa berfungsi jika ada cahaya Al Qur'an dan As Sunnah atau dalil syar'i. Jika tidak ada cahaya wahyu, akal sangatlah mustahil melihat dan mengetahui sesuatu.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

"Bahkan akal adalah syarat untuk mengilmui sesuatu dan untuk beramal dengan baik dan sempurna. Akal pun akan menyempurnakan ilmu dan amal. Akan tetapi, akal tidaklah bisa berdiri sendiri. Akal bisa berfungsi jika dia memiliki instink dan kekuatan sebagaimana penglihatan mata bisa berfungsi jika ada cahaya. Apabila akal mendapati cahaya iman dan Al Qur'an barulah akal akan seperti mata yang mendapatkan cahaya mentari. Jika bersendirian tanpa cahaya, akal tidak akan bisa melihat atau mengetahui sesuatu." (Majmu' Al Fatawa, 3/338-339)

Intinya, akal bisa berjalan dan berfungsi jika ditunjuki oleh dalil syar'i yaitu dalil dari Al Qur'an dan As Sunnah. Tanpa cahaya ini, akal tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.

-Bersambung insya Allah-

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel www.muslim.or.id

Keutamaan Dzikir Ketika Keluar Rumah

Posted: 24 Mar 2011 05:00 PM PDT

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ: “بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ” قَالَ: « يُقَالُ حِينَئِذٍ: هُدِيتَ وَكُفِيتَ وَوُقِيتَ. فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِىَ وَكُفِىَ وَوُقِىَ

"Jika seseorang keluar dari rumahnya lalu membaca (zikir): Bismillahi tawakkaltu 'alallahi, walaa haula wala quwwata illa billah (Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada-Nya, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya), maka malaikat akan berkata kepadanya: "(sungguh) kamu telah diberi petunjuk (oleh Allah Ta’ala), dicukupkan (dalam segala keperluanmu) dan dijaga (dari semua keburukan)", sehingga setan-setanpun tidak bisa mendekatinya, dan setan yang lain berkata kepada temannya: Bagaimana (mungkin) kamu bisa (mencelakakan) seorang yang telah diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga (oleh Allah Ta’ala)?"[1].

Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan orang yang mengucapkan zikir ini ketika keluar rumah, dan bahwa ini merupakan sebab dia diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga oleh Allah Ta’ala[2].

Beberapa faidah penting yang dapat kita ambil dari hadits ini:

- Keutamaan yang disebutkan dalam hadits ini akan diberikan kepada orang yang mengucapkan zikir ini dengan benar-benar merealisasikan konsekwensinya, yaitu berserah diri dan bersandar sepenuhnya kepada Allah Ta’ala[3].

- Syaitan tidak memiliki kemampuan untuk mencelakakan orang-orang yang benar-benar beriman dan bersandar sepenuhnya kepada Allah Ta’ala[4], sebagaimana firman-Nya:

{إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ * إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُمْ بِهِ مُشْرِكُونَ}

"Sesungguhnya syaitan itu tidak memiliki kekuasaan (untuk mencelakakan) orang-orang yang beriman dan bertawakkal (berserah diri) kepada Rabbnya. Sesungguhnya kekuasaan syaitan hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah" (QS an-Nahl: 99-100).

- Bertawakal (berserah diri dan bersandar sepenuhnya) kepada Allah Ta’ala merupakan sebab utama untuk mendapatkan petunjuk dan perlindungan Allah dalam semua urusan manusia. Allah Ta’ala berfirman,

{وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ}

"Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (segala keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya" (QS ath-Thalaaq: 3).

Artinya: Barangsiapa yang berserah diri dan bersandar sepenuhnya kepada Allah Ta’ala dalam semua urusan agama dan dunianya, yaitu dengan bersandar kepada-Nya dalam mengusahakan kebaikan bagi dirinya dan menolak keburukan dari dirinya, serta yakin dengan kemudahan yang akan diberikan-Nya, maka Allah Ta’ala akan memudahkan semua urusannya tersebut[5].

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Kota Kendari, 30 Rabi'ul awal 1432 H

Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA

Artikel www.muslim.or.id


[1] HR Abu Dawud (no. 5095), at-Tirmidzi (no. 3426) dan Ibnu Hibban (no. 822), dinyatakan shahih oleh imam at-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan syaikh al-Albani.

[2] Lihat keterangan imam Ibnu Hibban dalam kitab "Shahih Ibnu Hibban" (3/104).

[3] Lihat kitab "Fiqhul asma-il husna" (hal. 157-158).

[4] Lihat kitab "Taisiirul Kariimir Rahmaan" (hal. 449).

[5] Lihat kitab "Taisiirul Kariimir Rahmaan" (hal. 449).

Terbang Yuk... !!

Hmmm....anak-anak pasti senang naik pesawat penuh warna kayak gini..:




Tips Promosi Untuk Bisnis Online Anda

Tips Promosi

 

Promosi adalah bagian terpenting dalam mengembangkan bisnis ini. Kenapa kami katakan terpenting? Karena dari aktifitas promosi inilah, nantinya akan menentukan berapa besar bonus atau komisi yang bisa anda dapatkan.

 

Anda bebas menentukan berapa komisi(Sponsor) yang ingin anda dapatkan. Jika anda ingin dapat komisi Rp 500.000,- per hari, maka anda harus bisa mendapatkan 10 member baru per hari juga yang join lewat web replika anda. Semua tergantung bagaimana cara anda berpromosi. Makin banyak anda berpromosi, maka makin besar pula komisi anda. Makin PINTAR anda berpromosi, maka makin SEDIKIT ( makin cepat ) waktu yang anda butuhkan untuk mendapatkan penghasilan besar.

 

Kenapa kita butuh berpromosi dengan cara PINTAR? Kami yakin anda TIDAK INGIN menghabiskan waktu anda 24 Jam didepan komputer untuk promosi, BETUL?? Nah, agar promosi yang anda lakukan bisa berjalan dengan efektif, maka tidak hanya dibutuhkan kerja keras saja, melainkan juga butuh yang namanya KERJA CERDAS.

 

Kami akan ajarkan kepada anda bagaimana
Cara Berpromosi Di Internet. Ada 2 Metode Promosi Online yang akan kami ajarkan kepada anda



Promosi
GRATIS

Promosi BERBAYAR

 

Masing-masing metode mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Kalau dengan metode GRATIS, kelebihannya jelas tidak memerlukan biaya dalam pelaksanaannya. Tetapi sebenarnya kurang tepat kalau kami sebut tidak memerlukan biaya, karena pada praktikknya metode ini tetap membutuhkan biaya untuk akses internet. Apalagi bagi mereka yang belum memiliki akses internet sendiri di rumah.

 

Metode BERBAYAR adalah metode yang PALING kami anjurkan. Alasanya apa? EFISIENSI..!! Efisiensi Waktu, Pikiran, dan Tenaga anda. Itulah alasannya. Kami sangat menyadari bahwa MUNGKIN anda tidak memiliki banyak waktu untuk aktifitas berpromosi. Mungkin bisa saja, anda adalah seorang karyawan yang tidak memiliki banyak waktu luang untuk sekedar berpromosi. Karena alasan itulah, kami merekomendasikan anda untuk melakukan promosi dengan metode berbayar. Dengan inilah anda akan mendapatkan penghasilan pasif, karena seluruh tugas promosi anda sudah dikerjakan secara OTOMATIS, sehingga anda tidak perlu lagi bekerja seharian di depan komputer untuk promosi.

 

OK, mari kita bahas dua metode promosi diatas.

 

Promosi GRATIS

 

1. Promosi lewat Iklan Baris Gratis


Jika anda memiliki banyak waktu luang dan tenaga untuk melakukan promosi sendiri, maka anda bisa melakukan promosi di situs-situs iklan baris, diantaranya :

 

www.iklanbaris.co.id
www.iklanads.com
www.iklanbarisplus.com
www.iklan-baris.org
www.iklanpromo.com
www.iklanhouse.com
www.iklanku.info
www.iklanweb.com
www.iklanmetro.com
www.ruangbisnis.com
www.iklanpromo.com
www.astaga.com/iklanbaris
www.iklanmini.co.id
www.iklanbarisplus.com
www.bursaiklan.com

www.iklan.web.id
www.iklanjakarta.com
www.padang-iklan.com
www.iklanbaris.com
www.bursaneka.com
www.iklancantik.com
www.iklanploes.com
www.iklanumum.com
www.bekas.com
www.iklaniklan.com
www.iklanbandung.com
www.jualbeli.com
www.iklanmini.co.id
www.jual-beli.com
www.iklanumum.com

www.e-klan.net
www.iklanonline.com
www.plazaraya.com
www.iklanpromo.com
www.iklan.co.id
www.astaga.com/iklanbaris
www.natnit.net/iklanbaris
www.iklanbaris.cbn.net.id
www.iklanjoss.com
www.iklanusaha.com
www.situsportal.com
www.iklan.web.id
www.larismanis.web.id
www.adcenter2u.com

Masih Kurang? Jangan kawatir ada ribuan iklan baris GRATIS di internet! Anda bisa mencari website baru lagi dengan melacaknya melalui www.google.com atau www.yahoo.com Masukkan kata kunci "daftar situs iklan baris" atau "iklan baris" atau "iklan gratis" dan sejenisnya. Jika anda tidak mu repot, gunakan jasa pengirim iklan baris ke ribuan web iklan. Saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan : http://www.autosubmit.web.id 



2. Jurus Promosi Via Facebook
Siapa sih yang tidak kenal dengan facebook, hampir sebagian besar pengguna Internet mempunya Account Facebook. Berikut jurus khusus berpromosi via Facebook

  1. Anda harus mempunyai account di facebook

  2. Add/invite teman,rekan kerja,keluarga,dll sebanyak-banyaknya ( tidak terbatas )

  3. Jiika anda mempunyai website sendiri, gunakan fasilitas news feed. Karena setiap berita yang kita update/posting baru dari web akan ditampilkan otomatis ke fb

  4. Buat halaman baru di fb kemudian promosikan dengan invite ke banyak orang

  5. Buat group dimana seolah-olah membuat forum sendiri,dengan semakin banyak anggota maka semakin besar juga promosi anda dilihat

  6. Selalu update berita dan informasi

  7. Jawab/replay setiap comment yang datang kepada anda

  8. Gunakanlah bahasa yang sopan dan tidak membingungkan

  9. Gunakan applikasi yang mendukung promosi,ex:HTML,ads,dll

  10. Saling mengikuti/gabung antar group guna bertukar pengalaman,dan jangan lupa tuliskan promosi anda di posting comment/wall. Yang perlu diperhatikan untuk hal yang satu ini usahakan jangan terlalu berlebihan, karena bisa jadi dianggap SPAM

3. Promosi Lewat Mailing List
Salah satu cara yang efektif untuk berpromosi mengunakan sarana email adalah berpromosi lewat mailing list yang memperbolehkan anda beriklan di milis tersebut. Mailing list seperti itu banyak sekali jumlahnya dengan rata rata satu Milis memiliki anggota 100 orang lebih. Anda bisa mencari Mailing list jenis ini di http://groups.yahoo.com/ dengan memasukan keyword "iklan" atau keyword lain yang relevan seperti "peluang bisnis" di form search.

 

Konsep sederhana milis adalah begini: sekelompok orang dengan minat yang sama berkumpul dalam satu komunitas di mana setiap orang di dalamnya bisa melakukan kontak ke seluruh member lainnya. Misalnya, jika suatu milis beranggotakan 1000 orang, dan anda adalah salah satu anggotanya, maka anda bisa mengirim pesan tertentu yg secara otomatis akan ter ke 999 member lainnya. Dengan mengirimkan promosi ke satu mailing-list saja, pesan atau iklan promosi Anda akan dibaca oleh ratusan atau bahkan mungkin ribuan members mailing-list tsb.


Sebelum mendaftar ke berbagai mailing-list, sebaiknya Anda membuat alamat email baru dan harus di Yahoo Mail ,yg berkapasitas mail box hingga 1 Gb, untuk mempermudah aktivitas anda dalam berpromosi dan agar Banner utama anda tidak terganggu. Gunakan alamat email baru di Yahoo mail tersebut untuk mendaftar ke berbagai mailing-list, INGAT JANGAN MENGGUNAKAN ALAMAT EMAIL UTAMA ANDA !!

 

Ikuti Lakukan langkah-langkah berikut ini, agar proses pendaftaran anda di milis-milis yahoogroups lebih cepat.

 

  1. Loginlah ke Yahoogroups mengunakan username dan password
    e-mail anda di Yahoo mail

  2. Carilah milis yang memperbolehkan penawaran / iklan / peluang usaha dan mendaftarlah 10 milis perhari !!!. Untuk mencari milis-milis yang di maksud gunakan keyword berikut di mesin pencari Yahoogroups : " iklan" "peluang bisnis" "info" "bisnis" "uang" "bursa" "duit" "barang" "indo" "bisnis indonesia" "info usaha" "lowongan" "warung" dan keywords lain yang menurut anda relevan.

  3. Carilah Milis yang tidak bermoderator (Unmoderator) agar anda bisa memposting e-mail iklan sebebas mungkin tanpa perlu persetujuan dari moderator. Selain itu pilih milis yang memiliki jumlah member minimal di atas 10 orang. Untuk mendaftar juga bisa dilakukan dengan mengirimkan blank email ke milis yang ingin anda ikuti lalu anda wajib mereply atau meng-klik link yang ada pada email konfirmasi yang akan anda terima.

Contoh : blank email (email kosong) ke alamat berikut untuk subcribe atau untuk bergabung menjadi anggota milis yang di maksud :


peluangbisnis-subscribe@yahoogroups.com
aneka-bisnis-subscribe@yahoogroups.com
pasang-iklan-subscribe@yahoogroups.com


Jika milisnya peluangbisnis@yahoogroups.com maka untuk subcribe atau join anda harus mengirim ke peluangbisnis-subscribe@yahoogroups.com

 

CATATAN: Mendaftarlah pada 10 milis perhari dan postinglah terus email promosi anda ke semua milis yg telah berhasil anda ikuti secara rutin, sebaiknya paling sering tiga hari sekali, jika anda terlalu sering beriklan padahal produk yang anda tawarkan sama saja maka orang yang sudah hapal dengan email anda akan langsung mendeletenya tanpa perlu membuka email anda terlebih dahulu. Trik-nya buatlah subjeck email yang berbeda-beda setiap anda memposting email promosi anda meski isi email anda menawarkan produk yang sama.

 

Subject atau Judul Banner sebaiknya di buat semenarik mungkin hingga membuat penerima e-mail penasaran dan berminat untuk membuka dan membaca e-mail anda tersebut. Judul / subyek e-mail yang tidak menarik dan asal-asalan biasanya akan langsung di delete oleh penerima e-mail tanpa melihat isi e-mail terlebih dulu. Untuk mengirim email ke banyak milis dengan sekali klik menggunakan yahoo web mail, anda bisa memasukkan beberapa alamat milis, yang telah anda daftari sekaligus dalam form to dengan di pisahkan tanda (,) koma. (maksimal 30 alamat milis untuk sekali klik atau sekali posting).

 

Berpromosi lewat Mailinglist merupakan cara promosi rutin yang sebaiknya terus anda lakukan. Buatlah rancangan email anda di notepad dan simpan lalu saat mengunakan menu compose mail pada yahoo mail anda tinggal melakukan copy and paste saja. Saran saya berpromosilah secara rutin pada semua milis yang berhasil anda ikuti tiap tiga hari sekali. Ingat jangan mempromosikan barang, jasa atau peluang bisnis ke milis yang tidak sesuai.

 

PERHATIAN !!!SEKALI LAGI JANGAN BERBUAT SPAM, SEBAB MILIS YAHOO
DILINDUNGI OLEH SPAM PROTEKSI. BERBUAT SPAM DI MILIS YAHOO AKAN MENYEBABKAN EMAIL ANDA DIBLOKIR SECARA OTOMATIS.

 

 

Promosi BERBAYAR

Oke, seperti yang sudah kami katakan sebelumnya, Metode BERBAYAR adalah metode yang PALING kami anjurkan. Alasanya apa? EFISIENSI..!! Efisiensi Waktu, Pikiran, dan Tenaga anda. Itulah alasannya.

 

Dengan Promosi berbayar, kita dapat lebih santai dan efektif karena promosi berjalan otomatis atau semi otomatis. Promosi otomatis itu misalnya iklan ppc dengan teks atau banner, pasang banner di website orang yang ramai dan pasang iklan premium. Promosi semi otomatis itu kita menyewa software pasang iklan otomatis. Kekurangannya ya tentu saja keluar modal. Disini kita harus pandai mengelola uang kita harus lebih besar pemasukan dibanding pengeluaran.

 

Investasikan Uang Untuk Beriklan
Jika anda menggunakan metode Iklan GRATIS, anda akan menggunakan banyak waktu untuk promosi (dan juga biaya koneksi internet). Jadi pada dasarnya anda juga keluar biaya (waktu dan uang). Dan hasilnya pun tergantung semangat pemasangan iklan anda. Tapi jika anda sisihkan sedikit uang untuk membeli program pemasangan iklan otomatis atau jasa iklan, maka anda bisa gunakan waktu anda untuk hal lain yang lebih produktif. Misalnya, mencari media investasi pemasangan iklan lainnya lalu taruh uang anda disitu. Ulangi terus strategi ini.

 

Inilah cara yang sekarang selalu kami gunakan. Cara ini juga digunakan oleh puluhan Top Member kami di bisnis Dahsyat ini. Andalkan uang untuk menggantikan tugas anda berpromosi di internet. Ini adalah cara paling efektif, santai dan memberi hasil luar biasa! Anda bisa terapkan kekuatan leverage di sini.

 

Pertama, anda melakukan tes dulu dengan menginvestasikan sejumlah uang, misalnya Rp 50.000 untuk beriklan. Dari modal ini, jika anda berhasil mendapatkan 5 member baru, berarti anda mendapat komisi Rp 250.000,-. Anda profit Rp 200.000,-. Selanjutnya, anda bisa gunakan sebagian atau seluruh profi tersebut untuk beriklan sehingga mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Demikian seterusnya, hingga sebagian besar profit bisa masuk di kantong, dan sisanya anda putar lagi.



Enak dan santai bukan? Yang pasti cara ini dijamin bebas stres! Silakan coba... anda tidak akan menyesal. Tidak perlu dana besar dulu, mulai saja dari Rp 50.000 sampai 100.000,- lalu lipat gandakan. Bisnis internet itu simpel kok... tidak perlu dibuat rumit. Jika anda berminat mencoba strategi ini, jenis sarana investasi iklan, website atau program pemasangan iklan yang Kami sarankan adalah sbb:
 

 

Beli traffic 2 : PPC GOOGLE Adwords : Anda membayar setiap klik
(sangat direkomendasikan)

 

tutorial visit:
ronaldkang.com/diary/panduan-tutorial-menggunakan-google-adwords/

belajar adwords lebih detail di http://www.google.com/adwords/learningcenter/

 

belajar meningkatkan performa adwords di
http://www.google.com/adwords/learningcenter/text/index.html#section6

belajar adwords via video di
http://www.searchmarketingvideos.com/gaw/
 

  • Pasang iklan teks dilihat 30.000 pengunjung setiap hari,
    anda membayar per bulan
    (PALING KAMI REKOMENDASIKAN KARENA SUDAH TERBUKTI..!)

    ads.iklanhouse.com

  • Pasang iklan banner (gambar yang bisa di-klik), anda membayar per bulan.

bluefame.com, duniaanda.com, bayumukti.com, atau tawaran pemasangan iklan berbayar di berbagai forum dan iklan baris

Cara yang juga cukup efektif adalah anda kontak pemilik web yang cukup ramai trafficnya dan tawarkan untuk memasang banner/link anda dengan biaya tertentu. Untuk ini, anda harus mengetahui tingkat keramaian situs web tersebut. Catatan: Jika anda bersikeras mau menggunakan tenaga dan waktu anda untuk melakukan promosi sendiri, atau bahkan anda lakukan keduanya (cara bayar dan gratis) maka saya sarankan anda rajin promosi di situs-situs iklan baris. Tapi pakai cara pintar, yaitu gunakan servis gratis pemasangan iklan baris otomatis atau pasang manual hanya ke iklan baris teramai di Indonesia.

 

 

Dalam melakukan promosi online hal yang perlu anda hindari
adalah melakukan kegiatan SPAM, yaitu suatu kegiatan
promosi kepada orang yang tidak menghendaki.

 

Contohnya :

 

Mengirimi email promosi secara terus menerus kepada orang yang notabene tidak menghendaki.

Promosi lewat milis dengan menggebu-gebu, maksudnya dalam sehari anda submit iklan di suatu milis secara terus-menerus. (lebih baik jika dilakukan sehari sekali atau dua hari sekali).

Memasang iklan kembar secara berulang-ulang, dalam durasi yang sangat berdekatan.

  Teruslah berusaha. Sebaik apapun usaha yang dilakukan oleh manusia, hasil akhirnya tetap Tuhan yang punya otoritas untuk menentukan. So, jangan lupa untuk banyak berdoa & bersedekah.

Semoga Tuhan
memudahkan langkah kita, dan
membukakan pintu-pintu rejeki yang
barokah bagi kita! Amien!

Salam Sukses Selalu