Bisnis Tiket

BIRO TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini


Rabu, 10 Oktober 2012

Aneh .... Wanita Ini Biasa Mandi sampai 5 Jam

Julia Abdullah mengidap gangguan obsesif kompulsif

Selama 20 tahun terakhir, Julia Abdullah "terjebak" dalam sebuah ritual aneh. Perempuan asal Singapura berusia 40 tahun ini memiliki rutinitas yang tidak wajar, yaitu menghabiskan waktu di kamar mandi selama berjam-jam. Dalam 30 menit pertama, ia biasa berkutat di kamar mandi untuk mengguyur tubuhnya dengan air.

Setelah itu, pada menit-menit berikutnya, ia membilas tubuh dengan berbagai produk pembersih hingga lima jam lamanya. Selama terjebak di kamar mandi, ia mengaku bisa membilas rambutnya dengan sampo hingga 25 kali dan membasuh tangannya hingga 300 kali.

Kebiasaan aneh ini dapat ia lakukan setiap hari, dan bisa dibayangkan apa yang terjadi pada lapisan kulit dan permukaan tubuhnya. Mengapa Julia bisa terjebak dengan kebiasaan aneh ini? 

"Saya merasa diri saya belum cukup bersih," aku perempuan yang bekerja di bagian administrasi itu.

Dalam sepekan, Julia bisa menghabiskan dua botol sampo dan 21 batang sabun mandi. Ritual ini membuat ia merasa kelelahan sehingga ia tidak punya lagi energi tersisa untuk melakukan pekerjaan lain.

Dari kacamata medis, kelainan yang dialami oleh Julia dikategorikan sebagai gangguan obsestif-kompulsif (obsessive-compulsive disorder/OCD). Ada rasa ketakutan berlebihan dalam diri Julia berupa kekhawatiran terkontaminasi oleh kotoran dan kuman.

Gangguan OCD adalah suatu kondisi individu tak mampu mengendalikan pikiran-pikiran yang menjadi obsesi, yang sebenarnya tidak diharapkannya. Penderita mengulang beberapa kali perbuatan tertentu untuk dapat mengontrol pikirannya tersebut untuk menurunkan tingkat kecemasannya. 

Julia baru menyadari kalau dirinya mengalami kelainan jiwa pada 1992 ketika ia masih bekerja sebagai teknisi di laboratorium. Ia kerap memegang sampel urine, kultur, atau sampel darah dalam pemeriksaan HIV yang menjadi bagian dari rutinitasnya. Seiring waktu, Julia mulai merasa waktu yang dihabiskannya untuk mencuci tangan  dan bersih-bersih selalu bertambah lama. Itu dilakukannya akibat rasa takut akan ancaman kontaminasi kuman.

Meskipun mulai menyadari ada kelainan dalam dirinya, Julia awalnya belum mau mencoba mencari pertolongan medis. "Saya pikir kebiasaan mencuci ini akan berhenti dengan sendirinya," ujarnya. 

Faktanya, yang terjadi justru sebaliknya. Kecemasan dalam diri Julia semakin bertambah hebat. Akibat gangguan jiwa itu pula, Julia kehilangan pekerjaannya sebagai teknisi karena ia sering datang terlambat.

Setelah kondisi kehidupannya semakin memburuk, Julia akhirnya meminta pertolongan melalui saluranhotline kesehatan jiwa pada 2009. Kini ia rutin menjalani terapi kombinasi dan pengobatan medis untuk mengendalikan kecemasannya. Terapi tersebut mulai menampakkan hasil. Julia kini dapat lebih mengendalikan diri dan memiliki waktu untuk aktivitas lainnya seperti menonton televisi, membaca, danchatting dengan temannya di Facebook.

Sumber : kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar