Bisnis Tiket

BIRO TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini


Minggu, 10 Maret 2013

11 Penerbangan Lombok-Bali Dihentikan Saat Nyepi

11 Penerbangan Lombok-Bali Dihentikan Saat Nyepi
 Ilustrasi. Bandara Internasional Lombok

Manajemen PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok (BIL) menghentikan 11 penerbangan tujuan Bali, saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1935 tanggal 12 Maret 2013.

"Kondisi kembali normal pada Rabu (13/3) pagi, hanya disesuaikan dengan Hari Suci Nyepi di Bali," kata Pejabat Kehumasan PT Angkasa Pura I BIL Desmi Indra, ketika dihubungi dari Mataram, Minggu (10/3/2013).

Ia mengatakan, setiap hari ada 11 penerbangan rute Bali-Lombok-Bali yang melibatkan empat maskapai penerbangan, yakni Garuda Indonesia Airlines (GIA) satu flight, Merpati Nusantara Airlines (MNA) tiga flight, Lion Air dua flight, Trigana Air tiga flight, dan Indonesia Air Transport (IAT) dua flight.

Jumlah tempat duduk (seat) penerbangan yang tersedia dari 11 flight itu lebih dari 700 unit/penumpang.

"Seluruh penerbangan dari Lombok ke Denpasar, Bali, itu dihentikan sementara, namun hanya sehari, atau saat Nyepi saja, dan hal itu sudah menjadi tradisi yang juga telah diketahui publik," ujarnya.

Sejauh ini, pergerakan pesawat baik datang maupun pergi di BIL berkisar antara 75 kali hingga 86 kali sehari, dengan jumlah penumpang sekitar 2.400-2.700 orang setiap hari.

Jumlah maskapai penerbangan yang beroperasi di wilayah NTB meningkat dari delapan maskapai pada 2009 bertambah hingga menjadi 12 unit maskapai di 2012, namun kini tinggal 11 unit karena Batavia Air dinyatakan pailit.

BIL yang berlokasi di Tanaq Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, sekitar 40 kilometer arah selatan Kota Mataram, Ibukota Provinsi NTB, melayani penerbangan domestik seperti Garuda Indonesia, Merpati, Lion Air, Wings Air, Trigana Air dan rute internasional dilayani oleh AirAsia dan Silk Air.

BIL berada pada kawasan seluas 551 hektare mampu didarati pesawat Airbus 330 atau Boeing 767 dan dapat menampung 10 unit pesawat di lapangan parkir (apron).
 

Sumber :ANTARA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar