Bisnis Tiket

BIRO TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini


Senin, 24 Juni 2013

Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini



Tidur mengorok bisa dialami siapa saja. Selain suara dengkuran yang bisa mengganggu orang lain, mengorok kadang juga menjadi indikasi masalah kesehatan yang serius. Bagaimana caranya agar tidak mengorok saat tidur? Kapan ngorok perlu diterapi?

dr Dito Anurogo, konsultan kesehatan di detikHealth menjelaskan mengorok merupakan bunyi atau suara yang muncul saat seseorang tidur karena menyempitnya jalan napas nasofaring. Akibatnya aliran udara selama bernapas rileks menggetarkan bagian-bagian yang lunak dari saluran atau jalan napas orofaring.

Untuk mengatasi tidur mengorok, dr Dito dalam jawaban konsultasi di detikHealth menyarankan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Hindari Kebiasaan Merokok

Merokok dapat mengiritasi membran mukus atau selaput lendir pada saluran napas bagian atas yang menyebabkan pembengkakan dan meningkatkan produksi lendir.

2. Hindari Minum Obat Tertentu Sebelum Tidur

Obat penenang atau tranquilizer, pil tidur, dan antihistamin perlu dihindari konsumsinya sebelum tidur. Jika harus meminumnya, minumlah 2-3 jam sebelum tidur.

3. Olahraga Teratur

4. Hindari Posisi Tidur Telentang atau Tengkurap

Posisi tidur telentang memudahkan seseorang untuk tidur mendengkur. Sebaiknya tidur miring ke kanan atau ke kiri. Jika harus telentang, maka pakailah bantal.

5. 15 Menit Memanjakan Diri Sebelum Tidur

Rileks sebelum tidur bisa membantu mengurangi mendengkur. Cara untuk memanjakan diri bisa dengan menulis hal-hal yang menyenangkan sepanjang hari, yoga, mendengarkan musik klasik, atau melakukan aktivitas ringan lainnya yang menyenangkan.

6. Hindari Makan, Minum, dan Ngemil Sebelum Tidur

Intinya adalah jangan pergi tidur dalam keadaan perut kekenyangan.

7. Mengurangi Berat Badan

Orang yang memiliki badan gemuk alias kelebihan berat badan cenderung mendengkur saat tidur. Karena itu, kurangilah berat badan dengan cara yang sehat yakni dengan berolahraga teratur, banyak beraktivitas, dan menjaga pola makan.

Menurut dr Dito, pembedahan alias operasi bisa dilakukan jika mendengkur dirasa sudah sangat mengganggu. Biasanya operasi dilakukan dengan metode tonsilektomi, uvulopalatopharyngoplasty, laser/electrocautery/microfrequency.

Sementara itu pakar kesehatan tidur dari RS Medistra Jakarta dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT menyebut terapi mendengkur dilakukan jika memang ada sebab tertentu. "Kalau misalnya hanya mendengkur kalau tidurnya telentang, caranya agar tidak mendengkur ya tidur miring," kata dr Rima dalam perbincangan dengan detikHealth, Rabu (19/6/2013).

Yang perlu diwaspadai adalah jika terjadi sleep apnea yang mengacu pada terganggunya pernapasan selama 10 detik atau lebih. Sleep apnea jangan diremehkan karena bisa mengakibatkan kematian mendadak, karena oksigennya bisa turun sangat rendah.

"Pernah ada pasien saya, oksigennya sampai 40 persen, padahal normalnya 90 persen. Itu bisa menyebabkan gangguan irama jantung," sambung dr Rima.

Sumber: detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar