Bisnis Tiket

BIRO TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini


Minggu, 18 Maret 2012

Inilah 10 Alasan Perempuan Nonton Film Porno

Perempuan bisa saja menonton film porno sambil menunggu jadwal serial TV favorit.

Beberapa waktu yang lalu sempat diberitakan, 17 staf senior di US Securities and Exchange Commission (SEC) kedapatan mengunduh film porno dalam jumlah banyak pada jam kerja. Yang mengejutkan, dari 17 orang tersebut, ada satu staf wanita yang terlibat.

"Akuntan wanita ini mencoba mengakses pornografi online dari laptop kantornya, hampir 1.800 kali dalam dua minggu," demikian laporan majalah Forbes. "Ia juga memiliki 600 gambar bernuansa seksual yang disimpan di hard drive-nya."

Wow... bisa Anda bayangkan jumlah tersebut? Lepas dari hal tersebut, hal ini menyadarkan kita bahwa perempuan pun suka nonton film porno. Mungkin Anda tidak mengoleksinya, tetapi setidaknya Anda pasti pernah menontonnya. Meskipun film porno identik dengan kebiasaan kaum pria, dan kesannya tabu buat para perempuan, kita juga sering menontonnya. Hanya saja, sebagian alasan kita menontonnya berbeda dengan motivasi kaum pria.

1. Penasaran. Banyak hal yang membuat perempuan penasaran; entah posisi seks yang dilakukan tokohnya, obyek yang digunakan, atau mengenai anatomi para pemainnya. Bahkan ada pula yang penasaran, bagaimana kira-kira pembuatan film porno semacam itu? Bahan apakah yang digunakan untuk menciptakan sperma agar volumenya terkesan banyak?

2. Agar terangsang. Pria dan wanita boleh saja berbeda, tetapi keduanya kompak untuk urusan sesi masturbasi. Mungkin untuk tujuan itulah, film porno dibuat. Para pria sendiri meyakini, perempuan cenderung lebih memilih fantasi mental daripada bantuan secara visual, tetapi banyak juga perempuan yang memiliki daya visual sebesar pria. Atau, pria yang lebih fantasy-oriented seperti wanita.

3. Belajar gerakan baru. Tentu, gerakan akrobatik yang dilakukan para pemain film porno sedikit susah untuk diterapkan di dunia nyata. Apalagi saat pulang ke rumah Anda dan suami sama-sama sudah kecapekan. Meskipun begitu, tetap ada gerakan-gerakan "dasar" yang bisa ditiru. Jadi, entah karena kita bosan dengan kehidupan seks saat ini, mencari ide gerakan baru, atau sekadar mengagumi posisi yang diterapkan si pemain, buat Anda film porno bisa tetap jadi "sarana edukasi".

4. Membandingkan diri dengan pemain. Perempuan bisa kompetitif dengan caranya sendiri, khususnya dalam hal penampilan fisik. Kadang-kadang, kita nonton film porno untuk membandingkan diri kita dengan si pemain. Misalnya, mengapa bokong Anda tidak terlihat sekencang milik tokoh dalam film tersebut? Di waktu lain, perempuan juga nonton film porno untuk membandingkan pasangannya dengan pemain pria di film tersebut. Samakah ukurannya? Ups....

5. Cuci mata. Hm... wajah pemain film porno memang jarang ada yang memuaskan. Tetapi, setidaknya perempuan masih bisa mengagumi bentuk badan mereka. Bahkan memandang kaki yang kokoh dan jari tangan pria yang rapi pun bisa membangkitkan gairah.

6. Mengisi waktu. Ketika sedang iseng, dan ada DVD porno milik teman atau suami, kita bisa saja tergugah untuk mengintipnya. Kadang-kadang, hal ini juga kita lakukan saat sedang menunggu aktivitas lain. Misalnya, di sela-sela istirahat siang sambil menunggu kurir yang akan mengirim dokumen dari kantor Anda. Atau sambil menunggu jadwal serial Glee, Anda menonton film porno bersama suami? Bagi kita, ini efisiensi waktu.

7. Mendapatkan mood. Siapa sih yang tidak kesal, ketika sedang enggak mood untuk berhubungan intim, suami nodong terus? Dalam kondisi seperti ini, film porno bisa jadi penolong. Cukup banyak lho perempuan yang memanfaatkan film porno untuk "menyalakan" libidonya. Enggak bedalah dengan foreplay. Hanya saja, kita melakukannya dengan video, dan bukannya dengan pasangan.

8. Menemani pasangan. Tidak ada pria yang tidak suka nonton film porno. Bahkan, banyak juga yang memiliki koleksi khusus. Nah, bila suami memiliki koleksi semacam ini, mau tak mau Anda pasti ikut menyaksikannya. Bahkan, Anda dan pasangan malah bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menontonnya.

9. Mengeksplorasi fantasi. Jika kebetulan Anda termasuk yang tidak nyaman menyampaikan fantasi seksual, film porno bisa jadi sarana untuk mengalaminya. Misalnya, soal mengeluarkan "bunyi-bunyian" saat sesi bercinta. Ternyata, hal ini merupakan fantasi Anda yang terdalam, yang selama ini tak pernah Anda lakukan bersama pasangan.

10. Hey, Mr P! Penis adalah sesuatu yang aneh, tetapi bikin perempuan penasaran. Karena kita tidak memilikinya, kita ingin tahu apa yang terjadi padanya. Dan, film porno bisa menjadi alat bantunya.


Sumber: The Frisky

Tidak ada komentar:

Posting Komentar