Bisnis Tiket

BIRO TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini


Selasa, 20 Maret 2012

Pasca-Dahlan Iskan Ngamuk, Tak Ada Lagi Antrean di Tol Senayan


Menteri BUMN Dahlan Iskan.

JAKARTA, Setelah Menteri BUMN Dahlan Iskan mengamuk dan menjadi petugas tol dadakan, antrean tol di depan pintu tol Senayan hilang seketika pada Selasa (20/3/2012) sore.

Padahal, pada sore hari biasanya Jalan Gatot Subroto dipadati antrean kendaraan masuk tol yang melebar ke jalan arteri. Salah seorang polisi lalu lintas, Brigadir Satu R Catur, mengatakan, perbedaan memang terjadi setelah ada aksi spontan sang menteri.

"Biasanya jam segini saya sudah keringatan Mbak ngatur lalu lintas. Biasanya antre panjang sampai 100 meter di depan gerbang tol," ujar Catur yang ditemui wartawan sekitar pukul 18.00 WIB tadi.

Ia melanjutkan, kepadatan lalu lintas di depan pintu tol Senayan biasanya terjadi pada pukul 14.00-20.00 WIB. Namun, hingga sore menjelang malam hari tadi, tak ada satu pun kendaraan yang antre meluber ke jalan arteri di luarnya. "Mungkin setelah pak menteri ngamuk, mereka langsung tambah personel," katanya.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, dari empat loket yang ada, tiga di antaranya dibuka. Sementara satu loket yang ditutup merupakan tempat di mana sang menteri melempar kursi sebagai bentuk kekesalannya.

Antrean pun paling panjang hanya tiga mobil ke belakang. Padahal, pada jam-jam biasanya, antrean kendaraan yang hendak masuk tol bisa mencapai halte Semanggi yang jaraknya sekitar 100 meter dari pintu tol Senayan.

Seperti diberitakan, Menteri BUMN Dahlan Iskan mendadak menjadi petugas pintu tol lantaran gusar melihat antrean panjang di gerbang Tol Semanggi menuju Slipi, Selasa pagi. Mantan Dirut PLN ini melihat antrean mobil yang sangat panjang di depan pintu tol tersebut.

Tak kurang ada sekitar 30 mobil yang antre di depan gerbang tol tersebut "Padahal saya sudah menginstruksikan berpuluh-puluh kali bahwa antrean paling panjang 5 mobil," kata Dahlan.

Ia pun langsung turun dari mobilnya dan menemukan dua loket tol yang kosong. Hanya satu loket manual dan satu loket otomatis yang buka. Dahlan pun langsung masuk ke loket itu dan membuang kursi yang ada di situ. "Tidak ada gunanya kursi ini," katanya.

Menurut penuturan Kepala Humas Kementerian BUMN, Rusdi, Dahlan kemudian memutuskan membuka pintu penghalang. Mobil yang antre saat itu pun akhirnya diminta segera masuk dan gratis agar antrean berkurang.

Sekitar 100 mobil masuk tol secara gratis. Dahlan mengatakan, dirinya bertanggung jawab atas kelancaran di gerbang tol. "Kalau Jasa Marga merasa dirugikan, suruh tagih ke saya. Saya bayar," kata Dahlan.

Tak lama berselang, pintu tol lancar, kemudian Dahlan langsung meninggalkan lokasi menuju kantor Garuda untuk menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN yang rutin dilakukan setiap Selasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar